LUMAJANG – Semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dan warga mewarnai pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII yang berlokasi di Dusun Wonoasih, Desa Wonokerto, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (18/10/2026).
Pembangunan infrastruktur jembatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus mendukung kelancaran aktivitas dan perekonomian masyarakat setempat. Jembatan Garuda diharapkan menjadi akses vital yang mempermudah mobilitas warga, khususnya dalam mengangkut hasil pertanian dan aktivitas sehari-hari.
Pasiter Kodim 0821/Lumajang Kapten Inf Ahmad Ely Supriyadi yang turut memantau langsung di lokasi mengatakan, pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Pembangunan Jembatan Garuda ini bukan hanya sekedar membangun fisik jembatan, tetapi juga membangun kebersamaan dan semangat gotong royong. Kami bersama warga saling bahu-membahu agar pembangunan ini cepat selesai dan segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Kapten Inf Ahmad Ely Supriyadi.
Menurutnya, keterlibatan aktif warga Dusun Wonoasih sangat membantu mempercepat proses pembangunan. Sinergi antara personel TNI dan masyarakat terlihat kompak mulai dari pengangkutan material, pengecoran, hingga perakitan konstruksi jembatan.
“Kami sangat mengapresiasi antusiasme warga Desa Wonokerto. Dengan kebersamaan ini, pekerjaan yang berat menjadi ringan. Ini adalah cerminan bahwa TNI selalu hadir dan menjadi bagian dari solusi untuk rakyat,” tambahnya.
Sementara itu, warga setempat menyambut baik pembangunan jembatan tersebut. Mereka berharap dengan adanya Jembatan Garuda, akses jalan yang sebelumnya sulit dilalui, terutama saat musim hujan, kini menjadi lebih aman dan lancar.
Pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII ini ditargetkan selesai tepat waktu agar segera dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga di Kecamatan Gucialit dan sekitarnya.(Pendim0821)



