Lumajang – Upaya menjaga kesehatan lingkungan dan mencegah penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) terus diperkuat melalui sinergi TNI dan Dians Kesehatan dan Pemdes. Babinsa Citrodiwangsan Koramil 0821-01/Lumajang, Serka Darsono, melaksanakan pendampingan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di kawasan permukiman warga RW 13, Kelurahan Citrodiwangsan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (9/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mengantisipasi berkembangnya nyamuk Aedes aegypti, pembawa virus dengue penyebab DBD.
Dalam pelaksanaannya, Serka Darsono mendampingi Tim dari Puskesmas dalam upaya pemberantasan sarang nyamuk bersama unsur kewilayahan dan tenaga kesehatan. Kegiatan ini menekankan pentingnya pemeriksaan lingkungan permukiman, terutama tempat-tempat yang berpotensi menjadi genangan air dan tempat berkembang biaknya jentik nyamuk.
Dalam kesempatan itu, Serka Darsono menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan PSN. Melalui kepedulian bersama, potensi munculnya sarang nyamuk dapat ditekan sehingga lingkungan tempat tinggal menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman.
“Kami juga mengajak warga untuk membiasakan gerakan 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penyimpanan air, mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menampung air, serta melakukan langkah pencegahan tambahan sesuai kebutuhan,” kata Darsono disela kegiatannya.
Sementara itu, Lurah Citrodiwangsan, Wisnu Nur Rochman, S.STP., M.A.P., bersama tenaga kesehatan, termasuk bidan Septin Murdyastuti, S. Keb., mendukung upaya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari pencegahan penyakit berbasis lingkungan.
“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah kelurahan dan tenaga kesehatan dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat. Sebab, pencegahan DBD tidak cukup hanya melalui penanganan ketika kasus muncul, tetapi perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan menjaga kebersihan lingkungan masing-masing,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan warga RW 13 semakin aktif menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar serta melaksanakan PSN secara rutin. Kolaborasi antara Babinsa, pemerintah kelurahan, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. (Pendim0821)