Tekan Hama Tikus, Babinsa Selokgondang Dampingi Pemasangan Perdana Rubuha

Lumajang – Dalam upaya mendukung sektor pertanian sekaligus membantu petani dalam mengendalikan hama secara ramah lingkungan, Babinsa Selokgondang Koramil 0821-02/Sukodono Serka Cahyo Pranowo melaksanakan pendampingan pemasangan perdana Rubuha (Rumah Burung Hantu) di lahan Kelompok Tani Rukun Makmur, Dusun Krajan Kulon, Desa Selokgondang, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Babinsa terhadap upaya petani menjaga produktivitas lahan pertanian. Rubuha dipasang sebagai sarana menyediakan tempat tinggal bagi burung hantu yang secara alami dapat membantu memangsa tikus, salah satu hama yang berpotensi mengganggu tanaman pertanian.

Serka Cahyo Pranowo menyampaikan bahwa pendampingan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap inovasi yang dikembangkan kelompok tani dalam menjaga tanaman dari serangan hama. Menurutnya, pemanfaatan predator alami seperti burung hantu dapat menjadi salah satu alternatif pengendalian hama yang lebih ramah terhadap lingkungan.

“Pemasangan Rubuha ini diharapkan dapat membantu petani dalam mengendalikan populasi tikus secara alami. Kami akan terus mendampingi dan berkoordinasi dengan kelompok tani agar upaya pengendalian hama dapat dilakukan secara efektif dan berkelanjutan,” ujar dia.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Rukun Makmur Abd. Azis menyampaikan bahwa pemasangan Rubuha menjadi langkah positif dalam membantu menjaga lahan pertanian dari gangguan hama tikus. Pihaknya berharap keberadaan Rubuha dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga burung hantu dapat berkembang dan membantu mengurangi populasi tikus di area persawahan.

“Dengan adanya Rubuha ini, kami berharap pengendalian hama tikus bisa dilakukan secara alami sehingga tanaman petani lebih terlindungi. Kami juga akan menjaga dan merawat Rubuha agar dapat berfungsi dengan baik,” ungkapnya.

Melalui pendampingan tersebut, Babinsa Selokgondang menunjukkan komitmennya dalam mendukung petani sekaligus mendorong penerapan metode pengendalian hama yang mengedepankan keseimbangan ekosistem. Diharapkan pemanfaatan burung hantu sebagai predator alami dapat memberikan manfaat bagi keberlangsungan usaha tani dan meningkatkan hasil produksi pertanian masyarakat. (Pendim0821)

Related Articles

BERITA TERKINI